Perang Suriah telah menewaskan lebih dari setengah juta orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi sejak meletus pada tahun 2011 setelah Damaskus menindak protes anti-pemerintah. (AP)

Dilansir Arab News, Donor internasional yang dipimpin oleh UE pada hari Senin menjanjikan $5,4 miliar (lima miliar euro) untuk pengungsi Suriah, karena Brussels bersikeras bahwa mereka tidak boleh dipulangkan ke tanah air mereka yang dilanda perang. Pertemuan tahunan yang diselenggarakan oleh UE dan dipimpin oleh kepala kebijakan luar negerinya Josep Borrell memperlihatkan Uni Eropa memberikan komitmen 2,12 miliar euro untuk tahun 2024 dan 2025.

Angka tersebut termasuk 560 juta euro yang telah dijanjikan tahun ini untuk pengungsi Suriah di dalam negeri dan di Lebanon, Yordania dan Irak, dan jumlah yang sama untuk tahun 2025. Blok tersebut juga menjanjikan satu miliar euro untuk pengungsi Suriah di negara tetangga Turki.

“Situasi di Suriah saat ini lebih buruk dibandingkan tahun lalu. Faktanya, kondisinya tidak pernah seburuk ini dan kebutuhan kemanusiaan selalu tinggi,” kata Borrell. Saat ini 16,7 juta warga Suriah membutuhkan bantuan kemanusiaan, jumlah tertinggi sejak dimulainya krisis ini lebih dari 13 tahun lalu.

Kepala Kemanusiaan Uni Eropa Janez Lenarcic mengatakan bahwa selain dana hibah sebesar lima miliar euro, tambahan dana sebesar 2,5 miliar euro juga dijanjikan oleh donor dalam bentuk pinjaman. Dia mengatakan UE dan negara-negara anggotanya secara keseluruhan menyumbang tiga perempat dari hibah yang dijanjikan.

Amerika Serikat mengatakan pihaknya juga menjanjikan bantuan kemanusiaan sebesar hampir 545 juta euro ($593 juta) untuk Suriah. Washington “tetap berkomitmen untuk membantu rakyat Suriah dan mendorong donor lain untuk melanjutkan dukungan mereka bagi warga Suriah,” tambah pernyataan Departemen Luar Negeri.

Dorongan donor ini muncul setelah badan pengungsi PBB memperingatkan bahwa operasinya untuk mendukung pengungsi Suriah masih kekurangan dana secara signifikan sebesar 15 persen hampir enam bulan memasuki tahun 2024. “Meskipun kami menyambut baik janji yang dibuat hari ini, diskusi tersebut masih jauh dari kenyataan pahit yang dihadapi warga Suriah,” kata Direktur Oxfam di Suriah, Moutaz Adham.

Pendanaan masih belum sesuai dengan skala kebutuhan dan dari tahun ke tahun, jumlah orang yang bergantung pada bantuan terus bertambah. Dalam menghadapi kekurangan tersebut, negara-negara di kawasan yang menampung jutaan pengungsi dari Suriah semakin mendorong agar mereka kembali secara sukarela ke negara tersebut. Namun Borrell memperingatkan tentang segala upaya untuk membuat orang kembali ke Suriah.

“Kami memperingatkan tentang apa yang disebut sebagai pemulangan pengungsi Suriah secara sukarela ke Suriah,” katanya.

Pengembalian sukarela artinya sukarela. Para pengungsi tidak boleh didorong kembali ke Suriah. Borrell menegaskan bahwa komunitas internasional tidak boleh memberi insentif terhadap hal ini dengan cara apa pun. “Kami menganggap tidak ada pengembalian pengungsi yang aman, sukarela, terinformasi dan bermartabat ke Suriah untuk saat ini,” kata diplomat utama Uni Eropa tersebut.

Perang Suriah telah menewaskan lebih dari setengah juta orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi sejak meletus pada tahun 2011 setelah Damaskus menindak protes anti-pemerintah. Lebih dari seperempat warga Suriah hidup dalam kemiskinan ekstrem, kata Bank Dunia pada hari Sabtu, 13 tahun setelah perang saudara yang menghancurkan perekonomian dan memiskinkan jutaan orang.

Borrell mengatakan bahwa upaya untuk menemukan solusi politik terhadap konflik tersebut masih menemui jalan buntu. “Rezim Assad tidak menunjukkan niat untuk terlibat dalam proses politik apa pun yang berarti,” katanya.

“Kami meminta semua orang, termasuk mitra di kawasan ini, untuk menggunakan pengaruh politik mereka untuk mendorong dorongan baru dalam proses politik.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *